Menetukan Hilal 1 Syawal dengan Menggunakan Stellarium di Ubuntu

Lebaran tahun 2009 sudah lewat kemarin tanggal 20 September 2009 tapi untuk menentukan 1 syawal pada seperti biasanya membuat masyarakat Indonesi merasa bingung pada penentuan 1 syawal yang di adakan tidak serentak, ada juga yang lebaran pada tanggal 19 september kemarin karena didaerah tersebut sudah diyakini melihat hilal pada tanggal 19 september kemarin, tapi tersiar kabar bahwa PP Muhammadiyah telah menentukan 1 Syawal 1430H (Idul Fitri 2009 M) pada Minggu, 20 September 2009. Bahkan menteri agama RI, Bapak Maftuh Basyuni, juga sudah memprediksi 1 Syawal 1430H pada tanggal 20 September 2009 juga. Seperti yang kita ketahui bahwa PP Muhammadiyah menggunakan metode hisab (perhitungan) dalam penentuan 1 Syawal tersebut, sedangkan pemerintah menggunakan metode ru’yah dengan cara melihat bulan langsung. Dengan adanya teknologi kita juga bisa mensimulasikan metode ruk’yah (melihat bulan secara langsung dengan menggunakan aplikasi astonomi yaitu Stellarium. Stellarium ini merupakan aplikasi berbasis FOSS (Free Open Source Software) yang sesuai dengan beberapa Operting System Linux, Mac, dan Windows. Pada prinsipnya Penggunaan Stellarium hampir sama pada masing-masing Operating Syetem yang berbeda cuma penginstallanya. Pada kesempatan ini saya akan membahas installasi dan penggunaan di Operating System Ubuntu Linux, untuk operating system lain silahkan anda mencarinya di google😛.

Insatallasi Stellarium
Aplikasi Stellarium sudah ada di dalam repostory kita tinggal mengistallnya dari add/remove program atau dengan menggunakan perintah pada Terminal. Untuk Installasi dari add/remove silahkan buka add/remove program di ubuntu anda kemudian buka di bagian education kemudian cari dengan kata kunci “Stellarium” setelah mencul kemudian anda cek list dan kemudian tekan Apply dan tunggu Installasi selasai😀. Installasi dengan Terminal juga tidak sulit dengan mengetikkan beberapa perintah di Terminal, dengan cara sebagai berikut:
Buka Teminal — Application –> Accesories –> Terminal kemudian ketikkan perintah berikut ini :

sudo apt-get install -y stellarium

kemudian tunggu sampai aplikasi Stelarium selesai terinstall. setelah selesai installasi kemudian buka aplikasi Stelarium di menu — Education –> Stellarium

Kembali ke topik untuk menentukan hilal 1 syawal dengan applikasi ini cukup mudah yaitu dengan menentukan lokasi dan waktu.

1. Tentukan posisi/lokasi acuan untuk melihat bulan dengan cara tekan tombol F6. Pilih lokasi, misalnya Semarang


kemudian mementukan Waktu untuk menetukan hilal misalnya tgl Idul Fitri tanggal 21 September kemudian atur tanggal dan waktu pada 19 september dan atur wakrumendekati magrib.


Setelah selesai menentukan watu di lanjutkan menentukan objek bulan dengan menekan F3 kemudian ketikan “moon” Agar bulan dan matahari pada saat itu dapat diamati dengan jelas, ganti metode pandang STELLARIUM. Tekan F4, klik tombol Landscape, klik Ocean



Kembali ke langkah untuk mengatur kembali waktu agar mendekati magrib, misal jam 17:50.

Ternyata pada jam 17:50 tersebut, matahari belum sempurna tenggelamnya. Percepat menit pada kolom Date and Time dengan cara klik tombol segitiga atas menggunakan mouse. Misalnya kita percepat menjadi jam 18:00 dan saat itu diperkirakan matahari telah terbenam sempurna.

Sekarang kita baca posisi bulan pada jam 18:00 tersebut :

Ternyata pada jam 18:00 tersebut, posisi bulan ada pada 2 derajat lebih di atas ufuk, sehingga bisa disimpulkan bahwa 1 Syawal 1430 H (Idul Fitri 2009) jatuh pada Minggu, 20 September 2009.





Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: